Wednesday, 4 April 2018

GETUK LINDRI (RESEP TRADISIONAL NUSANTARA)

Hasil gambar untuk GETUK LINDRIResep Getuk Lindri, salah satu kudapan khas Indonesia yang sering bikin kangen. Daripada sulit menemukan penjual saat ingin, simpan Resep Getuk Lindri ini dan praktekkan saat ada kesempatan. Asli, ini enak.
Bahan :
  • 1 kg singkong, kupas dan kukus
  • 1/2 butir kelapa, parut
  • 250 gram gula pasir
  • 1 sdt vanili
  • Pewarna secukupnya
  1. Tumbuk singkong saat masih panas bersama setengah bagian kelapa parut.
  2. Masukkan gula pasir dan aduk rata. Tambahkan vanili dan pewarna, aduk rata kembali.
  3. Giling adonan getuk, bentuk sesuai selera. Lakukan hal yang sama hingga adonan habis. Hidangkan dengan sisa kelapa parut.

Thursday, 30 March 2017

Gado Gado SPESIAL dan Cara Membuatnya


Hasil gambar untuk GADO GADOMakanan khas selanjutnya adalah gado gado. Gado gado adalah makanan khas jawa berupa sayur sayuran yang direbus dan dicampur menjadi satu. Makanan ini mempunyai bumbu khas kacang tanah yang di haluskan. Tak ketinggalan juga irisan telur dan taburan bawang goreng diatasnya. Penyajiannya yang unik dan lezat ini akan lebih komplit jika ditambah dengan emping goreng atau kerupuk.

Gado gado yang dapat dimakan seperti salad ini memang cukup sederhana. Perlombaan memasak internasional di Napoli pada tahun 2010, menjadi pembuktian gado gado bukan sembarang makanan. Di ajang ini gado gado menjadi juara pertama kategori tampilan sajian estetika.

Bahan dan Bumbu Gado gado Spesial

  1. Bahan utama yang dibutuhkan adalah 150-200 gram tahu atau sekitar 3-4 potong ukuran besar. Sebenarnya bisa memakai tahu apa saja tapi lebih enak kalau memakai tahu putih.
  2. Tempe yang bagus dan baru sebanyak kurang lebih 150-200 gram. Gunakan tempe yang baru supaya hasilnya lebih enak.
  3. Telur ayam yang sudah direbus sebanyak kurang lebih 2-3 butir. Kupas kulitnya dan potong kecil kecil.
  4. Tauge segar dan bagus sebanyak kurang lebih 160 gram. Cuci bersih dan buang bagian bawahnya (akar) sebelum di rebus.
  5. Kacang panjang segar sebanyak 150 gram juga. Potong ujung ujungnya, cuci bersih dan potong potong kecil sepanjang kurang lebih 2-3 cm.
  6. Daun selada segar sebanyak 150-200 gram. Gunakan selada keriting dan potong kecil kecil (bisa dihilangkan kalau tidak suka).
  7. Ketimun ukuran sedang besar sebanyak 1 buah. Cuci bersih da kupas kulitnya sebelum digunakan.
  8. Pare secukupnya.
  9. Sayuran Kol sebanyak 100 gram. Cuci bersih sebelum direbus dan potong potong kecil juga.
  10. Bawang putih ukuran sedang besar sebanyak 7 pcs. 5 pcs dihaluskan untuk membuat saus kacangnya dan 2 pcs untuk celupan tahu dan tempe sebelum digoreng.
  11. Kacang tanah yang sudah di goreng sangrai sebanyak 250-280 gram. Jangan lupa buang kulitnya sebelum di tumbuk halus untuk saus kacangnya (bumbu saus kacang).
  12. Buah cabai rawit merah secukupnya. Tergantung selera, mau banyak untuk yang suka pedas atau sedikit saja untuk yang tidak suka (bumbu saus kacang).
  13. Santan sebanyak kurang lebih 500 ml. Lebih baik diambil dari perasan kelapa yang diparut supaya lebih legit (bumbu saus kacang).
  14. Air asam jawa sebanyak kirang lebih 3 sendok makan (bumbu saus kacang).
  15. Daun jeruk purut sebanyak kurang lebih 4-5 lembar (bumbu saus kacang).
  16. Gula merah yang bagus sebanyak kurang lebih 50-60 gram. Potong meyamping atau disisir supaya lebih mudah dicampur dengan bahan lain (bumbu saus kacang).
  17. Garam secukupnya untuk celupan tahu tempe dan saus kacangnya (kurang lebih masing masing butuh 1 sendok makan).
  18. Ketumbar secukupnya (kurang lebih 3/4 sendok kecil) untuk bumbu celupan tempe dan tahu.
  19. Air bersih matang secukupnya untuk mencampur saus kacang dan bumbu tempe tahunya.
  20. Minyak secukupnya.
  21. Bahan pelengkap sesuai selera, seperti bawang goreng, kerupuk udang, emping goreng, dll.

Monday, 13 February 2017

RAHASIA CARA MEMBUAT EMPEK-EMPEK PALEMBANG

CARA PERTAMA


BAHAN:
500 gram daging ikan tenggiri atau ikan gabus (pilih yang betul-betul segar)
10 sendok makan air es
2 1/2 sendok makan tepung terigu
150 gram tepung kanji
2 sendok teh garam
1/2 sendok teh vetsin
CARA MEMBUAT :
1. Haluskan ikan dengan saringan sampai lembut.
2. Masukkan air es, vetsin, dan garam. Aduk sampai lengket. Tambahkan tepung terigu dan kanji sambil diuleni hingga tidak menempel lagi ditangan.
3. Bentuk adonan sesuai dengan jenis pempek.
TIP :
1. Makin segar ikan, makin baik hasil pempek yang Anda buat. Usahakan menyimpannya dalam lemari pendingin atau freezer
2. Banyak variasi resep pempek yang ada. Yang patut diingat, semakin banyak cairan (air), makin banyak kanji yang harus ditambahkan. Biasanya, hasilnya jadi makin kenyal.
3. Bila Anda kesulitan membentuk pempek, lumuri tangan Anda dengan tepung kanji.
4. Menggoreng pempek selalu di dalam minyak panas agar pempek tidak merekat di dasar wajan. Baik sekali kalau Anda menggunakan wajan dengan bahan teflon. Menggoreng pempek sebaiknya tidak terlalu lama agar tidak pecah dan meletus.
*****
CARA KEDUA
Bahan 1:
1 kg bersih daging Ikan Tenggiri, haluskan dengan blender
200 ml air
2 butir telur
Bahan 2:
50 gram Tepung terigu
2 sendok makan garam
2 sendok teh gula pasir
4 siung bawang putih
200 ml air
Bahan 3:
800 gram tepung Sagu tani + sedikit tepung Tan Mien
Cara membuat:
1. bahan 1 dicampur dan diaduk-aduk dengan jari tangan sampai tercampur homogen. masukan kulkas, biarkan menjadi mengental.
2. Bahan 2, dicampur dan didihkan dengan api kecil sambil diaduk terus sampai mengental, dinginkan dan masukan kulkas.
3. 30 menit kemudian, Campurkan adonan bahan 1 dan bahan 2, aduk dengan jari tangan sampai tercampur rata.
4. Masukan tepung sagu kedalam campuran adonan Ikan sedikit demi sedikit, sambil diuleni dengan ujung jari tangan.
5. Adonan masih agak terasa lengket, supaya gampang dibentuk, lumuri tangan dengan sagu, ambil sesendok makan adonan dan bentuk bulat panjang. atau bisa juga dijadikan pempek kapal selam.
6. Masukan pempek yang sudah dibentuk dalam air mendidih, sampai matang (pempek akan mengapung).
*****


CARA KETIGA
Sumber: detikfood
Bahan:1 Cangkir (1 bagian) Ikan Tenggiri Giling
1 Cangkir (1 bagian) Air putih
Garam secukupnya
2 sdm minyak goreng
Tepung kanji secukupnya
Saus Cuko:1 kg gula merah yang bagus,potong-potong
cabai rawit sesuai selera
200 g bawang putih
3 sdm cuka putih/air asam/air jeruk nipis
garam secukupnya
2 liter air Cara Membuat:
  1. Campur ikan giling dengan air dan garam hingga benar-benar larut dan cukup asinnya.
  2. Tambahkan tepung kanji secukupnya sampai adonan bisa diuleni (banyak sedikit tepung kanji tergantung pada kekenyalan yang diinginkan). Jika suka yang kenyal bisa dipakai lebih banyak.
  3. Adonan pempek siap dibentuk sesuai selera. Untuk pempek kapal selam, ambil adonan secukupnya, bentuk seperti mangkuk, isi dengan telur ayam mentah lalu rekatkan agar tidak bocor.
  4. Rebus dalam air mendidih dengan api sedang hingga mengapung. Angkat, tiriskan. Masukkan dalam air dingin.
  5. Untuk pempek lenjer, bentuk adonan seperti silinder dan rebus sampai mengambang kemudian angkat dan masukkian dalam air dingin.
  6. Untuk andaan, ambil adonan secukupnya, tambahkan sedikit bawang goreng atau daun bawang iris seta telur, aduk rata. Bentuk adonan menjadi bola-bola dan goreng dalam minyak panas dengan api kecil hingga mengapung dan matang.
  7. Saus Cuka:
    Masak gula merah bersama air secukupnya hingga larut.
    Haluskan bawnag putih dan cabai rawit lalu tambahkan ke dalam rebusan gula dan didihkan.
    Masukkan cuka dan garam. Rebus dengan api kecil selama 1 jam hingga agak kental. Angkat dan saring.
    Sajikan bersama pempek dengan ebi yang dihaluskan.
Catatan:
Pilih ikan tenggiri yang segar dan ambil dagingnya lalu haluskan hingga serabut-serabut putih dari dagingnya terangkat.
Untuk resep tradisional ini, ukur daging tenggiri halus dalam wadah atau mangkuk. Kemudian tambahkan air sebanyak ukuran daging ikannya (misal, jika setengah mangkuk ikannya, air yang dipakai setengah mangkuk juga).
Jumlah tepung kanji yang dipakai disesuaikan dengan tingkat kekenyalan pempek yang diinginkan. Makin banyak kanji akan makin kenyal atau keras.
Secara tradisional pempek disajikan tanpa mi kuning.
*****
CARA KEEMPAT
Bahan:
500 gr Rotbarschfilet atau Victoriabarschfilet atau Pangasiusfilet, dll
25 gr terigu
2 sdt garam
100 cc air
25 gr Speisestaerke *) (bisa diganti dengan maizena atau ditiadakan)
200-350 gr tapioka**)
sedikit minyak sayur untuk air rebusan
Cara Membuat:


  1. Cairkan ikan kalau membeli ikan yang beku. Mencairkannya alami saja, jangan dengan microwave. Dalam keadaan sudah tidak beku tapi masih dingin, haluskan ikan (saya biasanya pakai Küchenmaschine). Dinginkan dalam kulkas.
  2. Masukkan terigu, garam, dan air dalam panci (paling bagus panci anti lengket), buat bubur. Setelah uapnya hilang, dinginkan juga di dalam kulkas.
  3. Setelah ikan dan bubur terigu dingin, bisa mulai langkah selanjutnya. Campur ikan, bubur terigu, Speisestärke, dan tapioka hingga tercampur rata. Kalau dengan Küchenmaschine adonan yang sudah rata ditandai dengan menyatunya adonan membentuk seperti ‘gumpalan’ yang menyatu.
  4. Oh ya, sembari mengadon, jerang air yang cukup banyak untuk merebus pempek. Beri minyak sedikit airnya. Setelah air mendidih, bulatkan adonan sedikit lalu rebus. Setelah matang, cicip. Kalau perlu tambah garam atau tapioka lagi. Tapi sedikit demi sedikit tambahnya. Kira-kira 2 sdm sekali tambah, lalu giling lagi, cicip lagi:-).
  5. Setelah rasa dan kekenyalan pas, mulai bentuk pempeknya (lihat di bagian resep pempek kapal selam, lenjer, dsb). Lalu rebus hingga matang.
Catatan:
Kalau menggunakan ikan beku, rasa ikan sudah sangat berkurang. Kalau mau lebih berasa bisa menggunakan ikan ‘segar’ Victoriabarschfilet yang seperti dijual di Nordsea. Atau kalau Anda ‘kuat’ dengan baunya, bisa dikombinasikan dengan ikan makarel atau spanische makarel (ikan tenggiri). Menggunakan jenis ikan ini, lebih terasa ikannya. Perbandingannya sesuai selera masing-masing ðŸ™‚
*) Kalau menggunakan Pangasiusfillet, Speisestärke bisa dihilangkan karena daging ikannya sudah cukup kenyal. Penambahan Speisestaerke akan menyebabkan pempek lebih lengket kalau digoreng.
**) Tapioka bisa dikurangi hinga 100 gram untuk memberi rasa ikan yang lebih kuat. Tapi adonan akan lebih lembek. Artinya sedikit lebih sulit untuk dibentuk. Untuk lebih mudah, tangan harus lebih sering dibalur tapioka.

Sunday, 21 February 2016

Bothok Jantung Pisang (ontong)

BOTOK ONTONG
bahan:
1 buah ontong 
1 papan tempe
5 buah cabe hijau besar, potong-potong
1 buah tomat, potong- potong
segengam ikan teri (yang kering)
segenggam daun kemangi
1/2 butir kelapa parut 
daun pisang
tusuk gigi
sedikit air

bumbu halus :
3 siung bawang putih
1 ruas ibu jari lengkuas
7 buah cabe rawit
terasi udang secukupnya
garam gula secukupnya
sedikit tempe medem 

cara membuat :
bersihkan ontong, buang bagian terluarnya (semua yang berwarna merah).. lalu cuci bersih.. belah jadi dua.. kemudian dikukus bersama tempe selama kurang lebih 15 - 25 menit atau bisa juga direbus. setelah ontongnya empuk, angkat .dinginkan.. lalu  potong tempe kotak-kotak kecil. lalu potong-potong juga ontongnya.. ukurannya menyesuaikan dengan potongan tempe. uleg semua bumbu halus. lalu dalam mangkok besar campur bumbu halus dengan kelapa parut. lalu masukkan bahan lainnya seperti: potongan tempe dan ontong lalu cabe hijau, tomat, ikan teri dan daun kemangi. aduk rata. tambahkan sedikit air.. tujuannya agar hasil bothoknya nanti tidak terlalu kering.dicicipi kalo rasanya sudah pas, ambil daun pisang lalu beri 2 - 3 sdm campuran tadi. bungkus dan semat dengan tusuk gigi. lakukan sampai semua habis. didihkan air dalam dandang (pengukus).. lalu kukus selama kurleb 30 - 45 menit. setelah matang.. angkat dan sajikan.. ;)

note:

  • kelapa parut nya jangan yang terlalu tua.. orang jawa bilang klopo nom (kelapa muda) --> tapi bukan degan loh ya.. hehehe.. kalo ibuku bilang sih yang 'kemetan".. gak terlalu tua juga gak terlalu muda...
  • tempe medem tuh.. kalo orang jawa bilang "tempe bosok".. tempe medem/tempe bosok itu tempe yang didiamkan 1-2 hari.. saran saya baiknya dikukus/ direbus dulu sebelum diuleg/ dihaluskan.. butuhnya cuma dikit kok.. fungsinya biar rasa bothoknya tambah manteb hehehe.. biasanya di tukang sayur/ mlijo ada yang jual tuh.. 
  • oh ya jantung pisang atau ontong yang bisa dimasak.. pilih yang dari pisang kepok atau pisang klutuk. saya pernah coba ontong dari pisang susu.. setelah dikukus rasanya getir dan pahit... kalo pisang jenis lainnya kurang tau ya..

Saturday, 20 February 2016

Makanan Khas Daerah di 33 Provinsi di Indonesia

Indonesia adalah negara yang kaya akan ragam budayanya. Sebenarnya di Indonesia ada 34 provinsi. Bagi kalian yang belum tahu, provinsi yang paling baru adalah Kalimanan Utara. Banyaknya provinsi di Indonesia tentunya membuat kebiasaan masyarakatnya pun juga berbeda. Bahasa khas, pakaian khas, dan makanan khas tiap provinsi berbeda.

Kali ini saya akan membagi sedikit informasi tentang makanan khas Indonesia tiap provinsi.
1.Aceh
Terkenal dengan Mie Acehnya. Mie kuning tebal dengan irisan daging disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas. Makanan ini kaya bumbu dan nikmat abis!
2. Sumatera Utara
Makanan khas di Sumatera Utara khususnya Medan adalah Bika Ambon. Bika Ambon ini enak banget! Kadang juga dijual dengan rasa lain, seperti durian dan keju. Rasanya manis dan lembut.
3. Sumatera Barat
Sumatera Barat terkenal dengan makanan Padang yang berasal dari kota Padang. Makanan yang banyak rempahnya ini mempunyai rasa yang kuat. Rendang adalah salah satu masakan Padang yang menjadi favorit banyak orang Indonesia bahkan sampai luar negeri.
4. Jambi
Gulai Ikan Patin adalah masakan yang populer di masyarakat Jambi.Gulai ini dimasak dengan menggunakan tempoyak yaitu daging buah durian yang telah difermentasi. Tetapi ada sebagian orang yang memilih untuk mengganti tempoyak dengan santan kelapa untuk menghindari bau dan rasa tempoyak yang cukup menyengat.
5. Bengkulu
Makanan khas Bengkulu ini terbuat dari ikan dibumbi dengan bumbu yang beraneka ragam. Pendap ini memiliki rasa pedas dan gurih.
6. Riau
Gulai Belacan salah satu masakan khas dari Riau, gulai ini dibuat dengan kuah campuran belacan atau terasi. Bahannya biasanya memakai udang atau ikan.
7. Kepulauan Riau
Otak-otak adalah salah satu makanan khas di Kepulauan Riau, baik di Batam, Tanjung Pinang, maupun di Pulau Penyengat. Di sini terdapat dua jenis otak-otak yaitu otak-otak yang terbuat dari ikan dan dari cumi yang lebih pedas. Otak-otak ini dibungkus dengan daun berwarna hijau sekalian dengan lidinya, yang kemudian dibakar dengan bara api. Bikin ketagihan!
8. Sumatera Selatan
Di Sumatera Selatan terkenal makanan Pempek. Pempek terbuat dari ikan dan sagu. Penyajiannya ditemani dengan kuah coklat yang disebut cuko. Cuko terbuat dari air yang dididihkan, kemudian ditambah gula merah, udang ebi dan cabe rawit tumbuk, bawang putih, dan garam.
9. Bangka Belitung
Mie atau Mi Bangka adalah salah satu dari sekian banyak ciri khas masyarakat pulau bangka, terbuat dari mie basah (kuning) biasa yang disiram dengan kuah berbumbu yang biasanya terbuah dari ikan, udang, cumi, atau kepiting. dan seringkali ditambahi dengan toge atau kecambah, mentimun atau timun, dan kerupuk, lezat bila dihidangkan waktu masih panas, dan ditambahi rasa pedas dari cabe.
10. Lampung
Seruit adalah makanan khas provinsi Lampung, yaitu masakan ikan yang digoreng atau dibakar dicampur sambel terasi, tempoyak (olahan durian) atau mangga.
11. Banten
Sate Bandeng merupakan makanan khas Banten. Berbeda dengan ikan bandeng biasa, daging sate bandeng empuk dan tidak bertulang. Sate bandeng menggunakan gula coklat dan santan. Karena kekhasannya, sate bandeng menjadi oleh-oleh dari Banten.
12. Jakarta
Kerak Telor adalah makanan asli daerah Jakarta (Betawi), dengan bahan-bahan beras ketan putih, telur ayam, ebi (udang kering yang diasinkan) yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica butiran, garam dan gula pasir. Saya sudah pernah coba dan ini enak banget!
13. Jawa Barat
Serabi Kadang biasa disebut srabi terbuat dari tepung beras dan kuah cair manis. Manis dan menggugah selera!
14. Jawa Tengah
Lunpia adalah makanan khas Jawa Tengah khususnya kota Semarang. Makanan ini berisi rebung, telur, dan daging udang. Setelah dibungkus bisa dimakan langsung, bisa juga digoreng. Saya suda pernah makan lunpia di Semarang dan rasanya bikin ketagihan!
15. D.I. Yogyakarta
Nasi Gudeg, makanan khas D.I. Yogyakarta yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek. Mantap!
16. Jawa Timur
Rujak Cingur adalah salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur, terutama daerah asalnya Surabaya. Cingur sendiri berrati mulut. Makanan ini memang menyajikan mulut sapi. Biasanya dihidangkan dengan sayuran kemudian diberi bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, air matang, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam dan irisan tipis-tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Rsanya sedap!
17. Bali
Salah satu makanan khas Bali adalah ayam betutu. Ayam betutu adalah lauk yang terbuat dari ayam yang utuh yang berisi bumbu, kemudian dipanggang dalam api sekam. Nikmat dan mantap!
18. Nusa Tengara Barat
Ayam Taliwang adalah makanan khas Lombok, Nusa Tenggara Barat yang berbahan dasar ayam yang disajikan bersama bumbu-bumbunya berupa cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, tomat merah, terasi goreng, kencur, gula Jawa, dan garam. Biasanya disajikan bersama makanan khas Lombok lainnya seperti Plecing kangkung.
19. Nusa Tenggara Timur
Catemak Jagung adalah makanan khas Nusa Tenggara Timur. Catemak jagung adalah makanan penutup yang terbuat dari jagung, labu lilin, dan kacang hijau yang dimasak dengan bumbu masak penyedap rasa. Rasanya asin tapi lezat!
20. Kalimantan Barat
Bubur Pedas Sambas adalah makan khas dari wilayah sambas di Kalimantan Barat. Meski nama makanan khas tersebut berbanderol kata “pedas” yang akan membuat pencinta kuliner yang tidak suka rasa pedas bergidik ngeri, saat disuguhkan pasti akan minta tambah lagi. Karena, bubur pedas adalah bubur yang terbuat dari campuran sayur mayur dan saat diolah tidak ada dicampurkan bahan cabai sedikitpun.
21. Kalimantan Selatan
Soto Banjar adalah soto khas suku Banjar, Kalimantan Selatan dengan bahan utama ayam dan beraroma harum rempah-rempah seperti kayu manis, biji pala, dan cengkeh. Soto berisi daging ayam yang sudah disuwir-suwir, dengan tambahan perkedel atau kentang rebus, rebusan telur, dan ketupat. Melihatnya saja sudah tidak tahan untuk mencoba. Soto banjar enak dan mantap!
22.Kalimantan Tengah
Juhu Singkah adalah makanan khas masyarakat Dayak, Kalimantan Tengah, yang sangat lezat. Makanan ini bisa dijumpai di Kota Palangkaraya, Kalteng. Makanan yang terbuat dari umbut rotan ini lebih lezat bila dipadukan dengan ikan betok. Umbut rotan diperoleh warga dengan mencarinya di sekitar hutan tempat mereka tinggal.
23. Kalimantan Timur
Ayam Cincane adalah salah satu kuliner andalan di kota Samarinda. Biasanya, kuliner ini dijadikan hidangan utama ketika masyarakat Samarinda menyelanggarakan pesta pernikahan atau acara menyambut tamu kehormatan. aging ayam kampung yang disajikan bersama bumbu berwarna kemerahan menjadi ciri khas tersendiri dari Ayam Cincane.
24. Sulawesi Selatan
Sup Konro adalah masakan sup iga sapi khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar. Sup ini biasanya dibuat dengan bahan iga sapi atau daging sapi. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini biasa dimakan dengan ketupat kecil yang dipotong-potong terlebih dahulu. Warna gelap ini berasal dari buah kluwek yang memang berwarna hitam. Bumbunya relatif “kuat” akibat digunakannya ketumbar. Sup ini mantap abis!
25. Sulaweisi Tengah
Sup Ikan Jantung Pisang adalah makanan khas sulawesi tengah, Tepatnya di kota Palu. Makanan dengan cita rasa yang asam pedas yang segar ini, menggunakan ikan kakap sebagai bahan utama.
26. Sulawesi Tenggara
Lapa-Lapa adalah makanan khas sulawesi tenggara, lapa-lapa mempunyai rasa yang guri dan enak, apalagi dikonsumsi dengan ikan kaholeonarore (ikan asin) semakin menambah selerah makan.
27. Gorontalo
Binte Biluhuta adalah makanan khas Gorontalo. Makanan ini biasa juga disebut dengan milu siram, karena terbuat dari milu (bahasa setempat berarti jajung). Makanan ini terbuat dari jagung, udang, kelapa setengah tua, belimbing sayur, daun bawang, daun kemangi, bawang merah, jeruk nipis.
28. Sulawesi Utara
Tinutuan atau Bubur Manado adalah makanan khas Indonesia dari Manado, ibukota Sulawesi Utara. Tinutuan merupakan campuran berbagai macam sayuran, tidak mengandung daging. Tinutuan biasanya disajikan untuk sarapan pagi beserta berbagai pelengkap hidangannya.
29. Maluku
Ikan Asar adalah ikan cakalang atau tongkol yang dipanggang dengan asap. Karena proses pembuatannya diasap, terkadang disebut juga ikan asap.
30. Maluku Utara
Gohu Ikan adalah Salah satu masakan khas Ternate. Penyebutannya harus lengkap: gohu ikan. Soalnya, kalau hanya disebut gohu, maka artinya adalah rujak pepaya muda yang juga populer di Sulawesi Utara. Gohu ikan khas Ternate dibuat dari ikan tuna mentah. Tidak heran bila banyak orang menyebutnya sebagai sashimi Ternate.
31. Papua Barat
Ikan Bakar Manokwari adalah makanan khas Manokwari, Papua. Tidak seperti ikan bakar yang biasa kita temui di kebanyakan warung ataupun rumah makan, ikan bakar ini memiliki rasa khas yang bisa membuat lidah bergoyang karena tambahan sambal khas Papua yang disiramkan di atasnya. Ikan yang biasa dijadikan bahan masakan ini adalah ikan tongkol.
32. Papua Timur
Papeda atau Bubur Sagu, merupakan makanan pokok masyarakat Maluku dan Papua. Makanan ini terdapat di hampir semua daerah di Maluku dan Papua. Papeda dibuat dari tepung sagu. Papeda biasanya disantap bersama kuah kuning, yang terbuat dari ikan tongkol atau ikan mubara dan dibumbui kunyit dan jeruk nipis.
33. Papua Tengah
Kue Sagu atau Bagea adalah kue yang berasal dari papua, bahan dasar pembuatan kue ini adalah tepung sagu. Kue sagu ini agak keras saat digigit tetapi kalau sudah ada di dalam mulut atau di celup ke air akan cepat lunak/ lembek.
34. Kalimantan Utara
Di Kalimantan Utara khususnya kota Tarakan, terkenal dengan hidangan laut. Salah satu yang patut dicoba adalah Kepiting Soka. Kepiting ini bisa kita makan keseluruh bagian tubuhnya. Kepiting Soka memiliki cangkang yang lunak sehingga bisa dimakan. Kepiting ini juga bisa di buat camilan atau kerupuk.

Berita Terbaru